Dompu, NTB – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Dompu terus meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat pesisir melalui kegiatan Polisi Penolong, patroli dialogis, serta pembinaan masyarakat perairan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Oktober 2026, di wilayah pesisir Kecamatan Hu’u dan Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Polairud Polres Dompu melaksanakan apel pagi sebagai bentuk kesiapan sebelum menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, baik di Mako Polres Dompu maupun Mako Polsek Pekat.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah program Polisi Penolong, yakni membantu nelayan yang baru kembali melaut untuk mengangkat dan memindahkan jaring dari perahu ke pesisir pantai. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu meringankan pekerjaan masyarakat nelayan.
Selain itu, personel Sat Polairud melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi ibu-ibu palele ikan di pesisir Dusun Jala, Desa Jala, Kecamatan Hu’u. Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan edukasi mengenai bahaya penggunaan bahan kimia berbahaya, seperti formalin, untuk mengawetkan ikan.
Personel mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan bahan berbahaya dalam pengolahan maupun pengawetan ikan serta mengutamakan cara penanganan yang aman demi menjaga kualitas ikan dan kesehatan konsumen.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh anggota piket Kapal Polisi XXI-2005 Pos Calabai di pesisir Pantai Dusun Sigi, Desa Calabai, Kecamatan Pekat. Personel menyambangi masyarakat pesisir dan berdialog secara langsung guna mendengarkan saran, masukan, serta keluhan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui dialog tersebut, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian dalam meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di wilayah pesisir dan perairan.
Kasat Polairud Polres Dompu, AKP Acim, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat pesisir, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan dan edukasi yang bermanfaat.
“Personel Sat Polairud kami dorong untuk selalu hadir di tengah masyarakat, membantu nelayan yang membutuhkan, menjalin komunikasi dengan warga pesisir, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan dalam aktivitas sehari-hari,” ujar AKP Acim.
Ia juga mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, mengutamakan keselamatan saat melaut, serta tidak menggunakan bahan kimia berbahaya seperti formalin dalam pengawetan ikan.
“Kami berharap masyarakat dapat terus bersinergi dengan kepolisian, menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas, dan mendukung terciptanya lingkungan pesisir yang aman, sehat, serta kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Sat Polairud merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Menurutnya, pendekatan humanis melalui bantuan langsung, patroli dialogis, dan edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Kapolres juga mengajak masyarakat pesisir untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan kepolisian, menjaga kelestarian lingkungan perairan, serta melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun praktik yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.
Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah pesisir dan perairan hukum Polres Dompu selama pelaksanaan kegiatan terpantau aman dan kondusif. Sat Polairud Polres Dompu berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli, pembinaan, serta pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan wilayah pesisir yang aman dan nyaman.
Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu











