Lombok Barat, NTB – Membuka peluang bagi generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Langko, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-08/Narmada, Serka Muhammad Faesal, mendampingi sekaligus memberikan informasi terkait penerimaan anggota TNI Angkatan Darat (TNI AD) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan sosialisasi tersebut berlangsung di rumah salah seorang warga Dusun Longserang Barat Selatan, Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (24/10/2026) siang.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pemuda untuk mengenal lebih dekat proses penerimaan calon Bintara (Caba) dan calon Tamtama (Catam) TNI AD. Melalui sosialisasi tersebut, Babinsa berupaya memastikan informasi mengenai rekrutmen tersampaikan dengan baik sehingga generasi muda dapat mempersiapkan diri sejak dini.
Dalam kegiatan itu, Serka Muhammad Faesal menjelaskan pentingnya memahami persyaratan administrasi, tahapan seleksi, serta tata cara pendaftaran sesuai ketentuan resmi yang berlaku. “Dengan informasi yang tepat, para pemuda diharapkan dapat merencanakan persiapan secara lebih matang sebelum mengikuti seleksi,” ucapnya.
Dorong Generasi Muda Berani Bermimpi dan Bersiap
Bagi pemuda yang bercita-cita menjadi prajurit, persiapan merupakan langkah penting untuk membuka kesempatan meraih masa depan. Karena itu, Babinsa mengajak generasi muda di wilayah binaannya untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin dengan meningkatkan kemampuan akademik, menjaga kesehatan, serta membangun kesiapan mental dan fisik.
Selain memberikan informasi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi antara TNI dan masyarakat. Melalui pendekatan langsung, para pemuda dapat memperoleh pemahaman awal mengenai jalur penerimaan prajurit sekaligus mengetahui pentingnya mengikuti seluruh proses sesuai aturan.
“penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Kelulusan ditentukan berdasarkan kemampuan peserta dan hasil seleksi yang dilaksanakan sesuai ketentuan. Oleh sebab itu, masyarakat diminta berhati-hati terhadap pihak yang mengaku dapat meluluskan calon prajurit dengan meminta sejumlah uang atau imbalan tertentu.” Tegas Serka Muhammad Faesal kepada keluarga calon.
Waspadai Calo, Ikuti Prosedur Resmi
Dalam sosialisasi tersebut, Serka Muhammad Faesal mengimbau para pemuda dan orang tua agar tidak mudah percaya terhadap janji kelulusan dari calo maupun oknum yang tidak bertanggung jawab. “Calon peserta diharapkan mencari informasi melalui kanal resmi rekrutmen TNI AD dan tidak menyerahkan uang kepada pihak yang menjanjikan kelulusan. Jika menemukan atau melihat hal tersebut bisa melapor kepada Babinsa atau pihak berwajib.” Menambahkan dengan tegas.
“Langkah ini penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar sekaligus terhindar dari praktik penipuan berkedok penerimaan prajurit. Dengan demikian, kesempatan mengikuti seleksi dapat dimanfaatkan secara terbuka, sesuai persyaratan dan kemampuan masing-masing peserta,” pungkas Serka Muhammad Faesal.
Melalui kegiatan komsos dan sosialisasi ini, Babinsa Desa Langko berharap semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk mempersiapkan diri dan berani menggapai cita-cita sebagai prajurit TNI AD. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan teritorial Koramil 1606-08/Narmada dalam mendekatkan TNI dengan masyarakat serta mendorong lahirnya generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa.
Masyarakat diharapkan terus mengikuti informasi resmi mengenai jadwal, persyaratan, dan mekanisme penerimaan prajurit TNI AD Tahun Anggaran 2027 agar tidak tertinggal informasi penting.











