Binkam

POLSEK DOMPU TANGANI DUGAAN AKSI PELEMPARAN OLEH OTK, POLISI IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI

×

POLSEK DOMPU TANGANI DUGAAN AKSI PELEMPARAN OLEH OTK, POLISI IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI

Sebarkan artikel ini

Kepolisian Resor Dompu melalui Polsek Dompu bergerak cepat menangani dugaan aksi pelemparan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) terhadap seorang pemuda di depan Gerbang Pendopo Bupati Dompu, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 23.15 Wita.

Korban diketahui berinisial WS (23), warga Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu. Korban mengalami luka pada bagian hidung setelah diduga terkena lemparan batu dari seseorang yang melintas menggunakan sepeda motor bersama dua rekannya.

Berdasarkan keterangan awal, saat itu korban bersama sejumlah temannya sedang berkumpul di depan Gerbang Pendopo Bupati Dompu. Tidak lama kemudian, sebuah sepeda motor Honda Vario berwarna hitam yang ditumpangi tiga orang melintas dari arah Simpang Empat Golkar menuju Simpang Tiga Hotel Adhyaksa. Ketika melintas di lokasi, salah seorang yang berada di atas sepeda motor diduga melempar batu yang mengenai hidung korban hingga mengalami pendarahan.

Korban kemudian dievakuasi oleh rekan-rekannya ke RSUD Kabupaten Dompu untuk mendapatkan penanganan medis.

Menerima informasi tersebut, Kapolsek Dompu IPDA Sarbani, S.H. bersama personel Polsek Dompu dan personel Sat Intelkam Polres Dompu segera mendatangi lokasi untuk melakukan monitoring, koordinasi, serta penggalangan terhadap keluarga dan rekan korban guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengarahkan korban beserta keluarga untuk segera membuat laporan resmi sebagai dasar pelaksanaan proses penyelidikan.

Kapolsek Dompu IPDA Sarbani, S.H. mengatakan bahwa langkah pertama yang dilakukan kepolisian adalah memastikan kondisi korban sekaligus menjaga situasi tetap kondusif agar tidak terjadi aksi balasan dari pihak mana pun.

“Sejak menerima informasi, kami langsung mendatangi lokasi dan melakukan pendekatan kepada keluarga serta rekan-rekan korban. Kami mengimbau agar semua pihak tetap tenang, tidak mudah terpancing emosi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian. Saat ini kami juga terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta mengumpulkan seluruh keterangan dan barang bukti yang diperlukan,” ujar IPDA Sarbani.

Ia menambahkan bahwa penggalangan terhadap keluarga korban dilakukan sebagai bentuk upaya preventif agar situasi kamtibmas tetap terjaga serta tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa Polres Dompu berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kapolres Dompu menginstruksikan jajaran untuk mengusut tuntas peristiwa ini melalui penyelidikan yang komprehensif, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi apabila tersedia. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya, tidak melakukan tindakan balasan ataupun main hakim sendiri, serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian. Sinergi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi keamanan di Kabupaten Dompu tetap aman dan kondusif,” jelas IPTU Nyoman.

Saat ini Polsek Dompu bersama fungsi terkait masih melakukan penyelidikan, pengumpulan bahan keterangan, monitoring perkembangan situasi, serta langkah-langkah preventif guna mengungkap pelaku dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas pascakejadian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *