Sumbawa Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pelabuhan, personel Polsek Kawasan Pelabuhan (KPL) Tano melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Kamis malam (11/6/2026).
Kapolsek KPL Tano menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), serta menekan potensi gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, terutama di kawasan Pelabuhan Poto Tano yang menjadi gerbang utama lalu lintas orang dan barang menuju dan dari Pulau Sumbawa.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap orang, kendaraan, serta barang bawaan yang melintas di area pelabuhan. Pemeriksaan difokuskan pada upaya pencegahan peredaran minuman keras, senjata tajam, senjata api, narkotika, bahan peledak, barang muatan ilegal, hingga kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen resmi.
Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan teguran kepada pengemudi angkutan umum, baik bus maupun kendaraan lainnya, yang tidak sesuai dengan peruntukannya demi menjamin keamanan dan keselamatan pengguna jasa transportasi.
Petugas turut memberikan imbauan kepada sopir maupun kondektur angkutan umum agar tidak mengangkut penumpang di atas atap kendaraan karena berisiko tinggi membahayakan keselamatan penumpang selama perjalanan.
Tidak hanya itu, masyarakat pengguna jasa penyeberangan juga diingatkan untuk melakukan pembelian tiket secara online guna mempercepat proses pelayanan dan menghindari antrean di area pelabuhan.
Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, IPTU Anak Agung Made Subrata, mengatakan bahwa kegiatan KRYD merupakan langkah preventif yang secara rutin dilakukan jajaran kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan objek vital dan pintu masuk wilayah.
“Pelabuhan Poto Tano merupakan gerbang utama keluar masuk orang dan barang menuju maupun dari Pulau Sumbawa. Oleh karena itu, pengawasan dan pemeriksaan secara berkala terus dilakukan untuk mengantisipasi masuknya barang-barang berbahaya, barang ilegal, serta mencegah potensi tindak kriminalitas yang dapat mengganggu situasi kamtibmas,” ujar IPTU Anak Agung Made Subrata.
Ia menambahkan, selain melakukan pemeriksaan dan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan maupun para pengemudi angkutan umum agar selalu mengutamakan keselamatan serta mematuhi ketentuan yang berlaku.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar mematuhi aturan keselamatan selama menggunakan jasa transportasi dan penyeberangan. Kepatuhan terhadap aturan tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pengguna jasa lainnya. Melalui kegiatan KRYD ini, kami berharap situasi kamtibmas di kawasan Pelabuhan Poto Tano dan wilayah Kabupaten Sumbawa Barat secara umum tetap aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali tanpa ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.











