Bali NusraBeritaBerita NTBDaerahLombokLombok UtaraLotaraNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanPeristiwaSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Jembatan Aramco Rempek Jadi Harapan Baru Mobilitas Warga dan Distribusi Hasil Pertanian

×

Jembatan Aramco Rempek Jadi Harapan Baru Mobilitas Warga dan Distribusi Hasil Pertanian

Sebarkan artikel ini

Lombok Utara, NTB – Semangat pembangunan desa terus bergema di wilayah Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Rempek, Kecamatan Gangga, kini terus dikebut sebagai akses vital yang akan menunjang mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi hasil pertanian warga. Infrastruktur dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter tersebut menjadi harapan besar masyarakat dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan, Selasa (9/6/2026).

 

Di bawah terik matahari, semangat gotong royong tampak begitu kuat menyelimuti lokasi pembangunan. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Rempek Koramil 1606-10/Gangga, Serka Sudito, bersama Kepala Dusun Purnadi dan masyarakat setempat turun langsung bahu-membahu mempercepat proses pengerjaan agar jembatan dapat segera digunakan warga.

 

Selaras Program Jembatan Perintis Garuda Presiden Prabowo

Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Rempek juga sejalan dengan program percepatan infrastruktur pedesaan melalui konsep Jembatan Perintis Garuda, sebuah inisiatif pemerataan pembangunan yang menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat konektivitas wilayah, terutama kawasan pertanian dan pedesaan.

 

Jembatan Aramco menjadi salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan mampu mempercepat arus mobilitas masyarakat, memangkas hambatan transportasi, serta mempermudah distribusi hasil pertanian warga menuju pasar maupun pusat ekonomi lainnya. Kehadiran akses yang lebih layak juga diyakini mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa.

 

Serka Sudito menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap percepatan pembangunan wilayah sekaligus penguatan budaya gotong royong masyarakat.

 

“Jembatan ini sangat penting karena menjadi jalur utama masyarakat. Ke depan, manfaatnya bukan hanya untuk mempermudah aktivitas warga, tetapi juga mendukung kelancaran pengangkutan hasil pertanian dan kebutuhan ekonomi masyarakat. Kami bersama pemerintah dusun dan warga terus berupaya agar pengerjaannya selesai tepat waktu,” ujarnya.

 

Gotong Royong Jadi Energi Pembangunan

 Kepala Dusun Purnadi menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Babinsa yang selama ini selalu hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan desa.

 

Menurutnya, kolaborasi antara aparat kewilayahan, pemerintah dusun, dan masyarakat menjadi faktor penting yang mempercepat proses pembangunan jembatan tersebut.

 

“Dengan kebersamaan seperti ini, pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai. Kehadiran Babinsa memberi semangat tersendiri bagi masyarakat untuk terus bergotong royong,” ungkapnya.

 

Kekompakan warga Desa Rempek terlihat nyata di lokasi pembangunan. Secara sukarela, masyarakat meluangkan tenaga dan waktu demi terwujudnya fasilitas umum yang nantinya akan dimanfaatkan bersama.

 

Penghubung Harapan dan Kemajuan Desa

Setelah rampung, Jembatan Aramco diproyeksikan menjadi akses strategis yang memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat perjalanan warga menuju sekolah, pusat layanan, maupun memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.

 

Semangat kerja keras Babinsa, pemerintah dusun, dan warga menjadi bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat ketika dibangun di atas fondasi kepedulian dan kebersamaan. Jembatan Aramco kini tidak sekadar menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol harapan baru menuju kemajuan Desa Rempek yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *