Binkam

Pesan Polres Lombok Barat di SMPN 1 Lembar: Jangan Dulu Beri Anak Motor

×

Pesan Polres Lombok Barat di SMPN 1 Lembar: Jangan Dulu Beri Anak Motor

Sebarkan artikel ini
Polres Lombok Barat Minta Orang Tua Antar Jemput Anak Sekolah

Lombok Barat, Menjelang tahun ajaran baru, Kepolisian Resor Lombok Barat terus menggencarkan upaya pendekatan persuasif dan edukasi keselamatan di jalan raya. Langkah ini diwujudkan melalui kehadiran jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lombok Barat dalam acara perpisahan siswa-siswi kelas IX SMP Negeri 1 Lembar. Acara tersebut berlangsung khidmat pada Rabu (23/06/2026). Kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah ratusan pelajar dan wali murid ini bukan sekadar memenuhi undangan formal. Kehadiran mereka menjadi momentum strategis untuk menanamkan pemahaman tentang aturan berkendara sejak dini. Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Polres Lombok Barat berupaya membangun kedekatan emosional sekaligus memberikan proteksi moral bagi generasi muda.

Sinergi Polri dan Sekolah demi Keselamatan di Jalan

Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA tersebut dipadati oleh para guru, siswa, serta orang tua wali murid. Mereka semua antusias mengikuti seluruh rangkaian prosesi kelulusan. Di sela-sela atmosfer haru dan bahagia tersebut, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Lombok Barat hadir langsung mewakili institusi. Beliau memberikan motivasi kepada para alumni muda agar tetap fokus pada jalur pendidikan yang positif.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan pesan penting. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keselamatan anak-anak saat bermobilisasi. Menurutnya, masa peralihan dari SMP ke SMA sering kali menjadi fase rentan di mana remaja mulai mencoba mengendarai kendaraan bermotor tanpa pengawasan.

“Kami ingin memastikan bahwa kelulusan ini menjadi gerbang awal menuju kesuksesan. Kelulusan ini bukan justru menjadi awal dari perilaku yang membahayakan diri sendiri dan orang lain di jalan raya. Oleh karena itu, kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan motivasi. Kami juga mengingatkan pentingnya menjaga diri dari pergaulan negatif,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya saat memberikan keterangan resminya.

Edukasi Tegas Mengenai Aturan Berkendara Bagi Pelajar Bawah Umur

Selain memberikan suntikan motivasi agar para siswa terus mengobarkan semangat belajar, Sat Lantas Polres Lombok Barat juga memberikan atensi khusus. Mereka menyoroti maraknya fenomena pelajar bawah umur yang mengendarai sepeda motor ke sekolah. Di hadapan para orang tua wali murid yang hadir, pihak kepolisian memberikan edukasi yang cukup mendalam mengenai tata tertib hukum.

Polres Lombok Barat menekankan bahwa anak-anak yang belum genap berusia 17 tahun secara regulasi belum diizinkan untuk mengemudi sendiri. Hal ini didasari oleh pertimbangan kematangan emosional dan keterampilan yang belum memadai, sehingga sangat rawan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pemahaman yang minim terhadap aturan berkendara menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan di kalangan remaja.

“Kami sangat berharap peran aktif dari orang tua wali murid. Anak-anak yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya ini wajib diantar jemput oleh orang tua saat bepergian ke sekolah. Hal itu berlaku selama mereka masih di bawah umur. Tolong jangan biarkan mereka membawa kendaraan sendiri. Sesuai regulasi yang berlaku, mereka belum memiliki SIM dan belum siap secara mental di jalan raya,” tegas Iptu Anton Prasetya Wijaya.

Mendorong Kepedulian Kolektif Terhadap Aturan Berkendara

Melalui sosialisasi yang menyasar langsung komunitas sekolah ini, Sat Lantas Polres Lombok Barat berharap dapat memicu kesadaran kolektif dari masyarakat. Kepatuhan terhadap aturan berkendara tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum oleh kepolisian. Penegakan disiplin ini harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai benteng pertahanan pertama.

Acara pelepasan siswa di SMPN 1 Lembar ini pun berjalan dengan aman dan tertib hingga selesai. Pada akhir kegiatan, pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dan edukasi yang diberikan oleh pihak kepolisian. Edukasi tersebut dinilai sangat relevan dan bermanfaat bagi keselamatan masa depan para siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *