Kepolisian Resor Lombok Barat terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Upaya ini terutama memfokuskannya pada objek-objek vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Sebagai langkah nyata dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kepolisian memastikan kelancaran distribusi logistik masyarakat. Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lombok Barat menggelar kegiatan patroli preventif di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) Lembar. Langkah ini guna menjamin ketersediaan pasokan gas lpg 3 kg di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.
Langkah taktis dari jajaran kepolisian ini menyasar area-area strategis. Tujuannya adalah untuk memastikan aktivitas perekonomian warga dapat berjalan tanpa hambatan, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan bahan bakar gas. Kehadiran personel Polri di lapangan harapannya mampu memberikan rasa aman bagi para pekerja maupun masyarakat sekitar.
Fokus Pengamanan Objek Vital dan Koordinasi di Lapangan
Kegiatan patroli yang berlangsung pada Rabu siang tersebut dipimpin langsung oleh personel Unit Patroli Samapta Polres Lombok Barat. Petugas bergerak menyisir kawasan SPBE Lembar untuk memantau situasi secara langsung. Mereka juga memastikan seluruh aktivitas pengisian serta pendistribusian gas lpg 3 kg berjalan dengan tertib dan aman.
Tidak sekadar memantau dari kejauhan, personel kepolisian juga membangun komunikasi dua arah yang aktif dengan pihak manajemen dan para pekerja. Petugas melakukan koordinasi intensif dengan staf Pengawas Lapangan SPBE Lembar untuk memetakan potensi kerawanan. Mereka juga memastikan sistem keamanan internal perusahaan berfungsi dengan optimal.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., memberikan penegasan penting. Beliau menyatakan bahwa patroli ke objek vital nasional seperti SPBE merupakan agenda prioritas yang rutin untuk meminimalisasi segala bentuk kerawanan kamtibmas.
“Kami hadir di tengah masyarakat, khususnya di objek vital seperti SPBE Lembar ini. Kehadiran kami untuk memastikan bahwa seluruh proses operasional berjalan dengan aman tanpa adanya gangguan. Kehadiran Polri di lapangan adalah bentuk nyata dari fungsi pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat agar situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Lombok Barat tetap terjaga kondusif,” ujar Iptu Reza Ihyaul Itsnain.
Pasokan Gas LPG 3 Kg Dipastikan Aman dan Distribusi Normal
Selain fokus pada aspek pengamanan fisik, petugas kepolisian juga memanfaatkan momentum patroli ini. Mereka menyerap informasi langsung mengenai kondisi riil ketersediaan komoditas energi tersebut di lapangan. Berdasarkan hasil koordinasi dengan perwakilan administrasi dan staf pengawas di SPBE Lembar, diperoleh informasi penting terkait pasokan bahan bakar bersubsidi tersebut.
Pihak manajemen SPBE Lembar, Winardi selaku staf Pengawas Lapangan menegaskan sebuah hal penting. Sejauh ini tidak ada kendala berarti terkait stok operasional. Hasil konfirmasi dari bagian admin kantor juga menunjukkan grafik yang stabil mengenai volume tabung hijau yang siap menyalurkannya ke masyarakat.
“Dari hasil koordinasi kami di lapangan dengan Bapak Winardi selaku staf Pengawas Lapangan, serta informasi yang kami himpun dari pihak administrasi, dapat kami pastikan bahwa saat ini tidak ada kelangkaan gas lpg 3 kg. Proses pendistribusian ke agen-agen resmi di wilayah Lombok Barat dan sekitarnya terpantau masih dalam keadaan normal dan berjalan dengan lancar,” jelas Iptu Reza Ihyaul Itsnain menambahkan.
Edukasi Kamtibmas bagi Petugas Pengisian dan Sopir Truk
Dalam rangkaian patroli preventif tersebut, personel Unit Patroli Samapta juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung. Mereka menemui para petugas pengisian gas dan para sopir truk pengangkut tabung gas. Mengingat area SPBE memiliki tingkat risiko kerja yang tinggi, petugas mengingatkan pentingnya mematuhi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja di samping menjaga keamanan lingkungan.
Pesan-pesan kamtibmas menyampaikannya secara humanis agar para pekerja tetap waspada terhadap potensi tindakan kriminal. Kewaspadaan ini penting untuk mencegah aksi pencurian maupun aksi sabotase yang dapat mengganggu distribusi nasional. Juga mengimbau para sopir truk untuk selalu berhati-hati saat berkendara di jalan raya demi keselamatan bersama.
Melalui kegiatan yang berkesinambungan ini, Polres Lombok Barat berharap sinergi antara kepolisian, pihak swasta, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Kehadiran Polri yang konsisten di area publik dan objek vital harapannya mampu menciptakan situasi hari-hari yang aman, damai, dan kondusif. Kondisi ini sehingga dapat terwujud secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Barat untuk menjaga kelancaran distribusi gas lpg 3 kg.











