Langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi melalui sektor pertanian terus digalakkan di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, personil Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi secara intensif melakukan pendampingan kepada warga untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam di desa masing-masing.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung penuh program pemerintah pusat, khususnya dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan nasional yang dimulai dari tingkat terkecil, yakni rumah tangga dan desa.
Penguatan Ketahanan Pangan Melalui Sambang Desa
Pada Jumat (15/5/2026), Bhabinkamtibmas Desa Karang Bongkot melaksanakan kegiatan sambang warga dengan misi khusus. Kehadiran personil kepolisian di tengah masyarakat kali ini tidak hanya untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, tetapi juga untuk memberikan motivasi serta edukasi terkait pentingnya pemanfaatan lahan produktif.
Dalam interaksi yang berlangsung hangat tersebut, petugas mendorong warga untuk mulai memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan kosong sebagai sarana bercocok tanam komoditas pangan esensial. Hal ini dinilai krusial mengingat fluktuasi harga pangan seringkali menjadi beban ekonomi bagi keluarga jika tidak disiasati dengan kemandirian produksi.
Pernyataan Resmi Kapolsek Labuapi
Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari instruksi pimpinan Polri yang mengarahkan seluruh jajaran untuk menjadi katalisator pembangunan di daerah. Ketahanan pangan dipandang sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional, di mana perut yang kenyang dan ekonomi yang stabil akan berbanding lurus dengan tingkat kriminalitas yang rendah.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini telah bertransformasi menjadi pendamping masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesejahteraan ekonomi.
“Kami terus memotivasi warga melalui personil Bhabinkamtibmas agar lebih kreatif dalam mengelola potensi lahan yang ada. Fokus kami adalah bagaimana mendorong serta mengajak warga guna untuk mendukung program pemerintah yakni di bidang ketahanan pangan, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen bagi kebutuhan mereka sendiri,” ujar Ipda Selamet Riadi saat memberikan keterangan resminya.
Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah petani atau warga yang sedang mengolah lahan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus semangat baru dalam bertani.
Kolaborasi Strategis Demi Kesejahteraan Warga
Lebih lanjut, Ipda Selamet Riadi menjelaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan ini sangat bergantung pada sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan kesadaran masyarakat itu sendiri. Dengan adanya pendampingan rutin, diharapkan kendala-kendala yang dihadapi warga di lapangan dapat segera dicarikan solusinya, baik itu terkait ketersediaan pupuk, teknik penanaman, maupun distribusi hasil panen nantinya.
Pihak Polsek Labuapi juga berencana untuk terus memantau perkembangan produktivitas lahan di Desa Karang Bongkot. Targetnya, desa ini dapat menjadi salah satu percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Labuapi dalam hal kemandirian pangan. Narasi yang dibangun bukan lagi sekadar penegakan hukum, melainkan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Harapan Masa Depan Ketahanan Pangan di Lombok Barat
Kegiatan sambang pada hari Jumat ini pun disambut positif oleh warga Desa Karang Bongkot. Masyarakat merasa diperhatikan dan mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya ketahanan pangan bagi masa depan keluarga mereka. Transformasi lahan tidur menjadi lahan hijau yang produktif diharapkan dapat menambah penghasilan keluarga sekaligus menekan angka inflasi di tingkat lokal.
Dengan langkah konsisten yang ditunjukkan oleh jajaran Polsek Labuapi di bawah naungan Polres Lombok Barat, upaya mewujudkan ketahanan pangan bukan lagi sekadar wacana di atas kertas, melainkan aksi nyata yang menyentuh akar rumput. Polri membuktikan bahwa menjaga keamanan bangsa juga berarti menjaga ketersediaan piring nasi di setiap meja makan rakyatnya.











