Mataram, NTB – Suasana penuh khidmat dan kedamaian menyelimuti Rumah Ibadah Mawar Saron di Jalan Kelapa Danta, Lingkungan Pagutan Barat, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, saat umat Kristiani melaksanakan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih, Kamis siang(14/5/2026).
Di tengah kekhusyukan ibadah tersebut, terlihat sinergitas hangat antara aparat TNI dan Polri yang hadir memberikan pengamanan demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Abiantubuh Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-01/Cakranegara, Serka Hermansyah bersama personel Kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi rumah ibadah. Kehadiran mereka bukan hanya sebatas tugas pengamanan, melainkan juga menjadi simbol toleransi dan kepedulian terhadap kebebasan beragama di tengah masyarakat Kota Mataram yang beragam.
Dengan pendekatan humanis, aparat keamanan menyambut jemaat yang datang sambil memastikan situasi tetap kondusif. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan jemaat yang merasa lebih tenang dalam menjalankan ibadah.
Serka Hermansyah mengatakan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan seluruh kegiatan ibadah berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta terus memperkuat rasa persaudaraan antarumat beragama,” ujarnya.
Menurutnya, keharmonisan dan toleransi yang selama ini terjalin di Kota Mataram harus terus dijaga sebagai modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan saling menghormati.
Momentum pengamanan ibadah Kenaikan Isa Almasih ini sekaligus memperlihatkan kuatnya sinergitas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Di tengah keberagaman yang ada, kehadiran aparat menjadi bukti bahwa negara selalu hadir untuk melindungi seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
Dengan pengamanan terpadu tersebut, umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan penuh ketenangan, sementara masyarakat sekitar tetap merasakan suasana aman, damai, dan harmonis.











