Binkam

Semarak Car Free Night Lombok Barat: Ribuan Warga Padati Giri Menang Park Demi Rayakan Hari Pendidikan Nasional

×

Semarak Car Free Night Lombok Barat: Ribuan Warga Padati Giri Menang Park Demi Rayakan Hari Pendidikan Nasional

Sebarkan artikel ini
Car Free Night Lombok Barat Meriahkan Hari Pendidikan Nasional

LOMBOK BARAT – Kawasan Giri Menang Park (GMP) di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat pada Sabtu malam, 3 Mei 2026. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga sukses menyelenggarakan gelaran Car Free Night (CFN) yang kali ini dikemas secara khusus dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2026.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 20.00 WITA tersebut tidak hanya sekadar menjadi ajang berkumpul warga, tetapi juga bertransformasi menjadi panggung kreativitas bagi generasi muda. Kehadiran pasar kuliner yang menjajakan berbagai penganan lokal turut menambah semarak suasana, memberikan dampak ekonomi positif bagi para pelaku UMKM di wilayah Gerung dan sekitarnya.

Semarak Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Giri Menang Park

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Drs. Agus Gunawan, serta Camat Gerung, Fitriati Wahyuni, S.P. Keduanya tampak berbaur dengan ribuan pengunjung yang memadati area taman kota sejak sore hari. Semangat pendidikan sangat kental terasa dengan dilibatkannya instansi pendidikan dalam mengisi rangkaian acara utama.

Kemeriahan malam itu dibuka dengan berbagai permainan interaktif, salah satunya adalah Games Bola Gembira yang melibatkan para pengunjung. Namun, sorotan utama tertuju pada panggung pentas seni dan budaya. Penampilan bakat dari siswa-siswi SDN 1 Jembatan Gantung dan SDN 2 Lembar Selatan berhasil memukau penonton melalui tarian dan atraksi seni yang menunjukkan bahwa bakat anak daerah sangat potensial untuk terus dikembangkan.

Sebagai penutup hiburan, Sensi Band naik ke atas panggung untuk memberikan performa musik yang energik, menghibur masyarakat yang tengah menikmati kuliner di sepanjang koridor Jalan Soekarno-Hatta. Perpaduan antara edukasi, budaya, dan hiburan modern ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Lombok Barat untuk menghabiskan waktu akhir pekan mereka.

Komitmen Polri dalam Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat

Guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa kendala, Kepolisian Resor Lombok Barat melalui Kepolisian Sektor Gerung melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi kegiatan. Pola pengamanan dilakukan secara persuasif dan humanis, mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir membawa anggota keluarga serta anak-anak mereka.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, memberikan pernyataan terkait jalannya pengamanan di lapangan. Pihaknya menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk memberikan rasa aman dan menjamin kelancaran arus lalu lintas di sekitar area yang disterilkan untuk kegiatan Car Free Night.

“Kami menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan secara menyeluruh, baik di titik pusat keramaian maupun di kantong-kantong parkir. Fokus kami adalah memastikan masyarakat dapat menikmati hiburan dengan nyaman, serta mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas selama acara berlangsung,” ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran di sela-sela kegiatannya memantau lokasi.

Beliau juga menambahkan bahwa koordinasi dengan penyelenggara dan instansi terkait berjalan sangat baik, sehingga arus penonton tetap terkendali meskipun jumlah pengunjung mengalami peningkatan signifikan dibanding pekan sebelumnya.

Penutupan Kegiatan yang Tertib dan Kondusif

Seluruh rangkaian kegiatan Car Free Night dalam rangka Hari Pendidikan Nasional ini berakhir pada pukul 22.10 WITA. Berdasarkan pantauan di lapangan, massa mulai membubarkan diri secara teratur setelah seluruh agenda hiburan usai dilaksanakan. Area Giri Menang Park secara perlahan kembali kondusif dan arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta kembali dibuka secara normal oleh petugas.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari pengawasan dan pengendalian (wasdal) yang dilakukan langsung oleh Kapolsek Gerung. Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya insiden yang menonjol.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga berakhirnya acara pada pukul 22.10 WITA berjalan sangat lancar. Kami mengapresiasi masyarakat yang telah bekerja sama menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di area Car Free Night. Keamanan yang terjaga ini adalah hasil sinergi semua pihak,” pungkas AKP Lale Dewi Lungit Tanauran menutup keterangannya.

Dengan suksesnya gelaran ini, Car Free Night di Lombok Barat diharapkan terus menjadi wadah positif bagi masyarakat untuk berinteraksi, sekaligus menjadi sarana bagi pemerintah daerah dalam menyosialisasikan berbagai program strategis, termasuk pentingnya kemajuan pendidikan bagi masa depan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *