Binkam

Cegah Barang Ilegal, Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar Perketat Pengawasan Kendaraan Logistik dari Surabaya

×

Cegah Barang Ilegal, Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar Perketat Pengawasan Kendaraan Logistik dari Surabaya

Sebarkan artikel ini
Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar Perketat Pengamanan Kapal

LOMBOK BARAT – Otoritas kepolisian terus memperketat pengawasan di pintu masuk Pulau Lombok guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pada Kamis pagi, 30 April 2026, jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar melaksanakan pengamanan ketat serta pemeriksaan menyeluruh terhadap bongkaran kapal KM Kirana VII yang baru saja bersandar di Dermaga Nusantara I Pelabuhan PT Pelindo Lembar.

Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tersebut tiba di perairan Lombok Barat sekitar pukul 08.30 WITA. Kehadiran personel kepolisian di dermaga bertujuan untuk memantau arus penumpang dan kendaraan guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang serta memastikan proses debarkasi berjalan sesuai prosedur keselamatan.

Sinergi Pengamanan di Pintu Masuk Pelabuhan Lembar

Langkah preventif ini merupakan agenda rutin yang ditingkatkan oleh Polres Lombok Barat melalui Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar. Pengawasan tidak hanya difokuskan pada kelengkapan administrasi perjalanan, tetapi juga menyasar pada pengecekan fisik muatan kendaraan guna mencegah potensi tindak kriminalitas lintas pulau.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Iptu Imran, menegaskan bahwa setiap kapal yang bersandar menjadi prioritas pengamanan untuk menjamin kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.

“Kami hadir untuk memastikan setiap aktivitas di pelabuhan, terutama saat kedatangan kapal dari luar daerah seperti Surabaya, berjalan dalam situasi yang kondusif. Pemeriksaan dilakukan secara humanis namun tetap tegas, menyasar pada identitas penumpang serta muatan kendaraan guna mengantisipasi peredaran barang ilegal,” ujar Iptu Imran di sela-sela kegiatan pengamanan.

Detail Muatan dan Prosedur Pemeriksaan Penumpang

Berdasarkan data manifest yang diterima, KM Kirana VII mengangkut sebanyak 92 orang penumpang. Selain penumpang perseorangan, kapal ini juga membawa puluhan unit kendaraan dari berbagai golongan yang didominasi oleh kendaraan logistik dan mobil pribadi. Tercatat ada 25 unit kendaraan golongan II dan 14 unit kendaraan golongan IV.A yang turun di dermaga pagi ini.

Sektor logistik juga tampak cukup padat dengan rincian kendaraan golongan V.B sebanyak 27 unit, kendaraan golongan VI.B sebanyak 15 unit, serta 3 unit kendaraan besar golongan VII. Banyaknya kendaraan berat yang masuk melalui Pelabuhan Lembar menuntut kesiapsiagaan petugas dalam mengatur ritme arus keluar agar tidak terjadi penumpukan atau kemacetan di area pintu keluar pelabuhan.

Iptu Imran menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara saksama dengan melibatkan personel gabungan. Petugas di lapangan memberikan perhatian khusus pada kendaraan angkutan barang (golongan V hingga VII) untuk memastikan tidak ada muatan berbahaya yang diselipkan di antara barang-barang logistik rutin.

Imbauan Keselamatan dan Ketertiban Arus Lalu Lintas

Selain melakukan pemeriksaan fisik dan dokumen, pihak kepolisian juga aktif berinteraksi dengan para sopir dan penumpang. Petugas memberikan edukasi serta imbauan agar seluruh pengguna jasa pelabuhan senantiasa mematuhi instruksi petugas pelaksana di lapangan. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran alur lalu lintas di dalam area otoritas pelabuhan hingga menuju jalan raya utama.

“Kami terus memberikan imbauan terhadap para penumpang dan sopir kendaraan agar mengikuti antrean dengan sabar serta mematuhi arahan dari para petugas Pelabuhan. Kedisiplinan ini sangat diperlukan demi kelancaran arus keluar masuk di Pelabuhan Lembar, sehingga tidak terjadi stagnasi yang dapat mengganggu jadwal operasional kapal lainnya,” tambah Iptu Imran.

Komunikasi dua arah antara petugas dan masyarakat ini dinilai efektif dalam meredam potensi gesekan atau ketidakteraturan saat proses bongkar muatan berlangsung. Para pengemudi kendaraan logistik diminta untuk tetap waspada selama perjalanan menuju tujuan akhir di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Situasi Terkendali hingga Proses Bongkaran Selesai

Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan pemeriksaan berakhir sekitar pukul 10.00 WITA. Setelah semua penumpang dan kendaraan meninggalkan Dermaga Nusantara I, petugas melakukan sterilisasi area untuk memastikan tidak ada kendala yang tertinggal. Secara keseluruhan, proses debarkasi KM Kirana VII dilaporkan berjalan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sinergi antara kepolisian, otoritas pelabuhan, dan pihak PT Pelindo berjalan sangat baik. Monitoring yang dipimpin langsung oleh Iptu Imran ini memastikan bahwa stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar tetap terjaga, memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung perputaran roda ekonomi melalui jalur laut yang tetap tertib dan terlindungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *