Binkam

Keamanan Kawasan Wisata Senggigi Jadi Prioritas, Sat Polairud Polres Lombok Barat Intensifkan Patroli dan Himbauan

×

Keamanan Kawasan Wisata Senggigi Jadi Prioritas, Sat Polairud Polres Lombok Barat Intensifkan Patroli dan Himbauan

Sebarkan artikel ini
Keamanan Kawasan Wisata Senggigi Jadi Prioritas, Sat Polairud Polres Lombok Barat Intensifkan Patroli dan Himbauan

LOMBOK BARAT – Kawasan Pantai Senggigi, yang merupakan salah satu ikon pariwisata di Kabupaten Lombok Barat, terus mendapatkan perhatian khusus dalam aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung. Memasuki akhir pekan pada Sabtu, 18 April 2026, jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Barat memperketat pengawasan melalui serangkaian kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif.

Upaya preventif ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang menghabiskan waktu di sepanjang garis pantai. Personel yang bertugas di Pos Polairud Senggigi tidak hanya fokus pada pengamanan fisik, tetapi juga membangun komunikasi aktif dengan para pelaku usaha dan pengunjung melalui program Polmas (Pemolisian Masyarakat).

Peningkatan Kesadaran Lingkungan dan Keselamatan Anak

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini menyasar para pedagang lokal dan pengunjung yang mulai memadati bibir pantai. Anggota piket Sat Polairud secara persuasif memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut. Fokus utama dalam himbauan tersebut adalah manajemen sampah dan pengawasan terhadap aktivitas berenang, mengingat karakteristik arus laut yang dinamis.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk meminimalisir segala bentuk risiko di kawasan wisata. Menurutnya, sinergi antara petugas dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga citra positif pariwisata Lombok Barat.

“Kami terus menginstruksikan anggota di lapangan, khususnya di Pos Senggigi, untuk tidak bosan-bosan memberikan himbauan kepada pengunjung maupun pedagang agar menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Selain itu, aspek keselamatan menjadi perhatian vital kami. Kami meminta orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak saat mandi maupun bermain di pinggir pantai dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca,” ujar AKP L. Nursidi saat memberikan keterangan terkait perkembangan situasi di wilayah hukumnya.

Patroli Dialogis Guna Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selain memberikan himbauan lisan, personel Sat Polairud Polres Lombok Barat juga melaksanakan patroli jalan kaki di seputaran area dermaga dan titik-titik keramaian. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas yang kerap memanfaatkan kelengahan pengunjung, seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).

Pengawasan di dermaga Senggigi juga diperketat mengingat mobilitas penyeberangan antar-pulau yang cukup tinggi pada hari libur. Petugas memastikan bahwa aktivitas bongkar muat penumpang berjalan tertib tanpa ada kendala yang mengganggu kenyamanan publik. Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan bahwa area garis pantai terpantau aman dan tidak ditemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada pelanggaran hukum.

Nihil Kejadian Menonjol dan Pemeliharaan Alutista

Berdasarkan laporan resmi situasi harian pada tanggal 18 April 2026, wilayah perairan Lombok Barat terpantau sangat stabil. Tidak ada laporan mengenai kecelakaan laut (laka laut) maupun tindak pidana khusus perairan lainnya. Sat Polairud berkomitmen untuk mempertahankan status “Zero Incident” ini melalui pengawasan berlapis.

“Dari pantauan dan laporan anggota di Pos Senggigi, untuk hari ini kejadian menonjol seperti laka laut, illegal fishing, people smuggling, illegal mining, hingga penggunaan bom ikan terpantau nihil. Semuanya dalam keadaan terkendali dan aman,” tambah AKP L. Nursidi dalam laporannya.

Selain fokus pada keamanan wilayah, Sat Polairud juga memastikan kesiapan alat utama sistem senjata (Alutista) yang mereka miliki. Sebagai bentuk kesiapsiagaan tanggap darurat, anggota pos secara berkala melakukan pengecekan terhadap kapal patroli dengan nomor lambung XXI – 1008. Kapal tersebut dipastikan berada dalam posisi terikat aman di mooring-nya dan siap dioperasikan sewaktu-waktu jika terjadi keadaan darurat di laut.

Melalui upaya yang terintegrasi ini, Polres Lombok Barat berharap para wisatawan dapat menikmati keindahan Pantai Senggigi dengan tenang. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas di pos terdekat apabila melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan di area wisata. Dengan komitmen menjaga kebersihan dan keamanan, diharapkan sektor pariwisata di Lombok Barat terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *