Binkam

Menjaga Keamanan dan Kebersihan Destinasi Wisata, Sat Polairud Polres Lombok Barat Intensifkan Patroli di Pantai Senggigi

×

Menjaga Keamanan dan Kebersihan Destinasi Wisata, Sat Polairud Polres Lombok Barat Intensifkan Patroli di Pantai Senggigi

Sebarkan artikel ini
Menjaga Keamanan dan Kebersihan Destinasi Wisata, Sat Polairud Polres Lombok Barat Intensifkan Patroli di Pantai Senggigi

Kawasan wisata Pantai Senggigi tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Lombok Barat. Menyadari tingginya aktivitas masyarakat di sepanjang garis pantai tersebut, Kepolisian Resor Lombok Barat melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) terus meningkatkan kesiapsiagaan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap kondusif.

Pada Selasa, 14 April 2026, personel yang bertugas di Pos Polairud Senggigi melaksanakan serangkaian kegiatan rutin yang ditingkatkan. Fokus utama dalam kegiatan kali ini tidak hanya terpaku pada aspek keamanan dari tindak kriminalitas, tetapi juga mencakup edukasi keselamatan bagi pengunjung serta kampanye menjaga kebersihan lingkungan di area dermaga dan bibir pantai.

Upaya Preemtif Melalui Edukasi dan Sambang Masyarakat

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini menyasar para pengunjung yang sedang menikmati keindahan pantai serta para pedagang lokal yang menggantungkan hidupnya di kawasan wisata tersebut. Petugas kepolisian bergerak secara humanis untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan pariwisata di Senggigi.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terkait keselamatan di perairan.

“Kami terus mengingatkan pengunjung maupun pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Lingkungan yang bersih adalah modal utama agar wisatawan merasa nyaman dan betah berlama-lama di Senggigi,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangannya.

Selain masalah kebersihan, keselamatan pengunjung saat beraktivitas di air menjadi prioritas utama petugas. Mengingat kondisi cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu, petugas mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan memberikan pengawasan ketat terhadap anak-anak mereka yang bermain atau mandi di pinggir pantai. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut (laka laut) yang tidak diinginkan.

Patroli Dialogis dan Antisipasi Kejahatan di Area Dermaga

Seiring dengan meningkatnya mobilitas warga di sekitar Dermaga Senggigi, personel piket Sat Polairud juga melaksanakan patroli jalan kaki secara berkala. Patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan konvensional, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), atau yang biasa dikenal dengan istilah 3C.

Pemeriksaan keamanan dilakukan secara menyeluruh mulai dari area parkir, seputaran dermaga, hingga jalur masuk ke objek wisata. Melalui dialog langsung dengan masyarakat, polisi berupaya mendeteksi dini setiap potensi gangguan keamanan agar bisa segera ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Pantai Senggigi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pos Polairud Senggigi, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol seperti laka laut, praktik illegal fishing, penyelundupan manusia (people smuggling), penambangan ilegal (illegal mining), maupun aktivitas penggunaan bom ikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Penunjang Operasional

Selain melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat, kesiapan sarana pendukung operasional juga menjadi perhatian serius Sat Polairud Polres Lombok Barat. Sebagai garda terdepan dalam pengamanan wilayah perairan, kondisi fisik kapal patroli harus selalu dalam keadaan prima dan siap digunakan sewaktu-waktu jika terjadi keadaan darurat.

Dalam giat rutin tersebut, anggota Pos Airud Senggigi melakukan pengecekan berkala terhadap Kapal Patroli dengan nomor lambung XXI – 1008. Pemeriksaan meliputi kondisi mesin, kelengkapan keselamatan di atas kapal, serta memastikan kapal terikat dengan aman di titik tambatnya (mooring).

“Pengecekan alutsista merupakan prosedur tetap yang harus dilakukan setiap hari. Kami memastikan Kapal Patroli XXI – 1008 dalam kondisi siap gerak untuk melayani masyarakat dan melakukan respons cepat apabila dibutuhkan dalam tugas-tugas kepolisian di perairan,” tambah AKP L. Nursidi.

Langkah-langkah preventif yang dilakukan oleh Sat Polairud Polres Lombok Barat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap citra pariwisata di Nusa Tenggara Barat. Dengan sinergi yang baik antara petugas kepolisian, pedagang, dan pengunjung, diharapkan Pantai Senggigi tetap menjadi destinasi wisata yang aman, bersih, dan ramah bagi siapa saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *