Bali NusraBeritaBerita NTBBinkamDaerahKLULombokLombok UtaraLotaraNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanPeristiwaSinergitas Pemda TNI POLRI

Pondasi Jembatan Garuda Dibangun, Harapan Warga Mulai Terhubung

×

Pondasi Jembatan Garuda Dibangun, Harapan Warga Mulai Terhubung

Sebarkan artikel ini

Lombok Utara, NTB — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda terus menunjukkan progres positif. Memasuki tahap awal di titik kedua, pengerjaan pondasi kini mulai dilakukan sebagai bagian dari percepatan peningkatan infrastruktur di Dusun Gitak Demung, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Wilayah teritorial Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-10/Gangga, Jum’at siang (10/4/2026).

 

Pembangunan jembatan ini menjadi harapan besar bagi masyarakat setempat, terutama para petani yang selama ini menghadapi kendala akses transportasi. Jembatan Garuda dirancang untuk membuka jalur penghubung yang lebih mudah dan aman, sehingga hasil kebun dapat diangkut ke pasar dengan lebih cepat dan efisien.

 

Di lokasi pengerjaan, aktivitas para pekerja terlihat sibuk melakukan penggalian pondasi hingga pemasangan batu kosongan sebagai dasar utama konstruksi. Kepala tukang di lapangan, Serka Sudito Bintara Pembina Desa (Babinsa) Genggelang, menjelaskan bahwa dimulainya pengerjaan pondasi di titik kedua menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

 

“Dengan dimulainya pengerjaan pondasi di titik kedua ini, kami berharap proses pembangunan Jembatan Garuda dapat berjalan optimal dan mencapai target yang telah ditentukan,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan, “kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, sekaligus menjadi penghubung vital antarwilayah yang sebelumnya sulit dijangkau. Tidak hanya itu, jembatan ini diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar dengan membuka peluang distribusi hasil pertanian secara lebih luas,” tegas Babinsa Genggelang, Serka Sudito.

 

Di tengah proses pembangunan, dukungan masyarakat menjadi energi tersendiri bagi para pekerja. Salah satu warga setempat, H. Asadi (50), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan warga.

 

“Kami sangat berterima kasih karena akhirnya jembatan ini dibangun. Seluruh warga menyambut baik pembangunan ini dan berharap segera selesai agar dapat dimanfaatkan bersama,” ungkapnya dengan penuh harap.

 

Semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat terlihat nyata di lapangan. Sinergi tersebut menjadi kunci utama agar pembangunan berjalan lancar, aman, dan menghasilkan kualitas konstruksi yang kuat serta tahan lama.

 

Dengan terus berlanjutnya pembangunan pondasi sebagai tahap awal, Jembatan Garuda bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol harapan baru bagi masyarakat Dusun Gitak Demung untuk masa depan yang lebih terhubung, produktif, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *