Binkam

Upaya Preventif Satpolairud Polres Lombok Barat Jaga Kondusivitas Objek Wisata Pantai Cemara

×

Upaya Preventif Satpolairud Polres Lombok Barat Jaga Kondusivitas Objek Wisata Pantai Cemara

Sebarkan artikel ini
Upaya Preventif Satpolairud Polres Lombok Barat Jaga Kondusivitas Objek Wisata Pantai Cemara

Lombok Barat, NTB – Lombok Barat kini terus bersolek sebagai destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Barat. Seiring dengan meningkatnya animo masyarakat untuk menghabiskan waktu di kawasan pesisir, aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi prioritas utama pihak kepolisian. Menyadari hal tersebut, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lombok Barat memperketat pengawasan melalui serangkaian kegiatan rutin yang ditingkatkan, terutama di titik-titik keramaian seperti Pantai Cemara.

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap pengunjung dapat menikmati keindahan alam tanpa rasa was-was akan adanya tindak kriminalitas maupun kecelakaan di kawasan perairan. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Minggu, 5 April 2026, personel kepolisian tampak bersiaga dan berbaur dengan masyarakat guna memantau situasi secara langsung.

Patroli Dialogis Guna Menekan Potensi Kriminalitas 3C

Fokus utama dari kegiatan ini adalah pencegahan terhadap tindakan kriminalitas yang sering disebut sebagai 3C, yakni Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Melalui patroli jalan kaki yang dilakukan secara berkala, personel Satpolairud menyisir area parkir hingga bibir pantai guna meminimalisir niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

Kehadiran fisik anggota Polri di tengah masyarakat memberikan efek gentar bagi pelaku kriminal sekaligus memberikan rasa tenang bagi wisatawan. Patroli ini tidak hanya bersifat pengawasan pasif, namun juga mengedepankan pendekatan humanis kepada para pengunjung yang sedang bersantai.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa patroli jalan kaki di seputaran Pantai Cemara merupakan bentuk kehadiran negara dalam mengayomi masyarakat.

“Anggota jaga pos Airud Lembar telah melaksanakan patroli jalan kaki dan patroli dialogis di seputaran Pantai Cemara. Hal ini kami lakukan secara rutin guna mencegah terjadinya 3C dan kejahatan lainnya, serta memberikan rasa aman bagi para pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Kabupaten Lombok Barat,” ungkap AKP L. Nursidi dalam keterangannya.

Sosialisasi Polmas bagi Pengunjung dan Pedagang Lokal

Selain melakukan patroli fisik, jajaran Satpolairud juga mengedepankan fungsi Polmas (Pemolisian Masyarakat). Personel di lapangan mengajak para pengunjung dan pedagang lokal untuk menjadi “polisi bagi diri sendiri” dengan cara menjaga kewaspadaan terhadap barang bawaan serta keselamatan pribadi selama berada di area pantai.

Interaksi dua arah antara petugas dan masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Para pedagang diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas jika melihat aktivitas mencurigakan atau kejadian darurat di sekitar pantai. Dengan sinergitas antara kepolisian, pedagang, dan pengunjung, potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi sejak dini.

“Kami menginstruksikan anggota untuk melaksanakan polmas kepada para pengunjung dan pedagang agar sama-sama menjaga keselamatan dan keamanan di areal pantai Cemara. Kerja sama dari semua pihak sangat dibutuhkan agar iklim pariwisata kita tetap sehat dan kondusif,” tambahnya.

Pantauan Kondisi Perairan dan Laporan Kejadian

Berdasarkan laporan resmi Sitkamtibmas Satpolairud Polres Lombok Barat per tanggal 5 April 2026, situasi di wilayah hukum perairan Lembar dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya laporan terkait kejadian menonjol, baik itu kecelakaan laut (laka laut), praktik illegal fishing, penyelundupan manusia (people smuggling), maupun aktivitas tambang ilegal (illegal mining).

Kondisi cuaca di lokasi terpantau sangat mendukung untuk aktivitas wisata. Keadaan cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin yang berkisar antara 4 hingga 6 knot. Kondisi gelombang air laut berada pada kategori landai, meskipun saat ini air laut sedang dalam posisi surut.

Situasi yang stabil ini diharapkan dapat terus terjaga sehingga roda ekonomi masyarakat di sektor pariwisata tetap berjalan dengan baik. Satpolairud Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus menyiagakan personelnya, baik di pos-pos pengamanan maupun melalui patroli laut secara rutin, demi menjamin keselamatan seluruh warga dan wisatawan di Kabupaten Lombok Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *