LOMBOK BARAT – Suasana khidmat pasca-perayaan Idul Fitri 1447 H masih terasa kental di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Ribuan warga tumpah ruah merayakan tradisi Lebaran Topat atau Lebaran Ketupat dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata pesisir. Salah satu titik fokus keramaian berada di Objek Wisata Pantai Cemare, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat melakukan pemantauan ketat dan pengamanan berlapis di area tersebut.
Kegiatan monitoring dan pengamanan ini dilaksanakan secara intensif sejak pagi hari untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung yang datang dari berbagai penjuru daerah. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif di tengah antusiasme warga yang ingin menghabiskan waktu libur bersama keluarga di tepi pantai.
Sinergitas Aparat Gabungan dalam Pengamanan Lebaran Topat
Pelaksanaan pengamanan di Pantai Cemare melibatkan kerja sama lintas sektoral yang solid. Terpantau di lokasi, personel dari Polsek Lembar bersinergi dengan Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Personel Posramil Lembar, Pemerintah Desa Lembar Selatan, pengurus Bumdes, hingga para Kepala Dusun se-Desa Lembar Selatan.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lembar, Ipda Ruslan, S.H., menegaskan bahwa kehadiran personel gabungan merupakan bentuk pelayanan prima Polri untuk menjamin keselamatan masyarakat.
“Kami hadir di sini untuk melakukan monitoring, pemantauan, sekaligus pengamanan langsung terhadap aktivitas masyarakat yang berkunjung ke Pantai Cemare. Fokus utama kami adalah memastikan arus lalu lintas lancar dan memberikan rasa aman bagi warga yang sedang merayakan tradisi Lebaran Topat,” ujar Ipda Ruslan, S.H. saat ditemui di lokasi, Minggu (29/3/2026).
Pengawasan Ketat di Titik Rawan dan Area Pemandian
Sejak pukul 10.00 WITA, kepadatan pengunjung mulai terlihat di pintu masuk dan area parkir Pantai Cemare. Personel yang telah terploting dalam surat perintah (sprin) segera melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan guna mencegah penumpukan kendaraan. Tidak hanya mengatur jalannya kendaraan, petugas juga secara aktif menyisir bibir pantai untuk memberikan imbauan langsung kepada para orang tua.
Petugas mengingatkan agar pengunjung selalu waspada, terutama bagi mereka yang membawa anak-anak untuk mandi di laut. Faktor keselamatan menjadi prioritas utama mengingat kondisi pantai yang cukup ramai. Selain pengawasan terhadap aktivitas berenang, masyarakat juga diminta untuk tetap memperhatikan barang bawaan masing-masing guna meminimalisir potensi tindak kriminalitas seperti pencurian.
Pentingnya koordinasi di lapangan juga mendapat perhatian khusus dari pimpinan. Sekitar pukul 11.30 WITA, AKBP I Gede Sukma Wirawan, A.Md, selaku Perwira Menengah Pengendali (Pamendal) wilayah Lombok Barat, turun langsung ke lapangan. Kehadirannya bertujuan untuk memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai prosedur dan menjamin kegiatan operasional pengamanan berjalan tanpa kendala berarti.
Imbauan Kamtibmas dan Penutupan Operasional Wisata
Seiring berjalannya waktu, pengamanan terus ditingkatkan hingga sore hari. Memasuki pukul 17.30 WITA, petugas mulai melakukan langkah persuasif dengan memberikan imbauan melalui pengeras suara. Masyarakat diminta untuk segera mengakhiri aktivitas wisata dan bersiap meninggalkan lokasi Pantai Cemare sebelum hari gelap.
Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi demi keamanan pengunjung itu sendiri. Mengingat waktu yang sudah menjelang Magrib, pengosongan area wisata secara bertahap dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta memastikan seluruh pengunjung dapat kembali ke rumah masing-masing dengan selamat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera berbenah dan meninggalkan lokasi karena waktu sudah sore. Ini penting untuk meminimalisir risiko gangguan keamanan maupun kecelakaan di jalan raya saat hari mulai gelap,” tambah Ipda Ruslan.
Hingga pukul 18.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan pengamanan di Pantai Cemare dinyatakan berakhir. Berkat kerja keras personel di lapangan dan kepatuhan masyarakat terhadap arahan petugas, situasi secara keseluruhan terpantau aman, lancar, dan sangat kondusif. Tradisi Lebaran Topat di tahun 2026 ini pun berjalan dengan penuh khidmat tanpa ada insiden menonjol yang mengganggu ketertiban umum.









