Binkam

Upaya Polsek Gerung Jaga Stabilitas Distribusi Jagung Lokal

×

Upaya Polsek Gerung Jaga Stabilitas Distribusi Jagung Lokal

Sebarkan artikel ini
Upaya Polsek Gerung Jaga Stabilitas Distribusi Jagung Lokal

Lombok Barat, NTB – Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi kerakyatan dan mendukung ketahanan pangan nasional, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Gerung melakukan langkah proaktif dengan memantau langsung ketersediaan komoditas lokal. Pada Rabu (25/3/2026), personel Bhabinkamtibmas Desa Beleka melaksanakan monitoring intensif di gudang penyimpanan hasil bumi milik masyarakat guna memastikan alur distribusi pangan tetap berjalan lancar tanpa hambatan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mengawal sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi di wilayah Lombok Barat. Fokus pemantauan kali ini menyasar pada komoditas jagung, yang merupakan salah satu produk unggulan dari petani di Desa Beleka.

Pengecekan Kualitas dan Ketersediaan Stok di UD Dasta Beleka

Monitoring dilakukan di gudang UD Dasta Beleka milik Saudara Bohari. Dalam kunjungan tersebut, petugas kepolisian melakukan pengecekan mendalam terhadap tumpukan karung berisi jagung yang tersusun rapi. Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar hasil panen telah dikemas secara profesional menggunakan karung putih dengan penanda garis warna-warni, siap untuk didistribusikan ke pasar maupun industri pengolahan.

Selain melihat stok yang sudah dikemas, petugas juga memantau proses pasca-panen lainnya, seperti penjemuran jagung di area gudang. Hal ini dilakukan oleh pengelola gudang untuk memastikan kadar air jagung berada pada standar yang tepat sebelum disimpan dalam jangka waktu lama, guna menghindari kerusakan akibat jamur atau pembusukan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, menegaskan bahwa kehadiran personel di gudang-gudang pangan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan tidak adanya praktik penimbunan yang dapat merugikan petani maupun konsumen.

“Kami melalui personel Bhabinkamtibmas di lapangan terus memantau pergerakan stok pangan lokal. Langkah ini sangat krusial untuk menjamin bahwa hasil keringat para petani kita terserap dengan baik oleh pasar dan distribusinya tidak mengalami kendala teknis maupun gangguan keamanan,” ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran dalam keterangannya.

Distribusi Pangan untuk Kebutuhan Ternak dan Industri Lokal

Berdasarkan hasil koordinasi antara pihak kepolisian dengan pemilik gudang, stok jagung yang terkumpul di UD Dasta Beleka diproyeksikan untuk memenuhi dua kebutuhan utama. Sebagian besar stok akan dialokasikan sebagai bahan baku pakan ternak, mengingat tingginya permintaan dari sektor peternakan di Nusa Tenggara Barat. Sementara itu, sebagian lainnya akan didistribusikan kepada para pengusaha lokal di wilayah sekitarnya untuk diolah lebih lanjut.

Penyimpanan yang tepat di gudang menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas nutrisi jagung tersebut. Personel Bhabinkamtibmas yang bertugas juga memberikan edukasi secara persuasif kepada pengelola gudang mengenai pentingnya menjaga sanitasi dan keamanan area penyimpanan agar komoditas pangan tetap higienis dan terhindar dari potensi pencurian.

AKP Lale Dewi Lungit Tanauran menambahkan bahwa pengawasan berkala ini diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat di tingkat desa. Menurutnya, kelancaran distribusi dari tangan petani hingga ke pengolah akhir akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.

“Melalui pengawasan secara berkala terhadap gudang-gudang penyimpanan seperti ini, kami berharap distribusi pangan dari tingkat petani hingga ke pasar atau pengolah dapat berjalan lancar tanpa adanya kendala stok. Ini adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap ketahanan pangan di tingkat desa,” tambahnya.

Memperkuat Sinergi Polri dan Pelaku Usaha Masyarakat

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan dengan situasi yang aman dan kondusif. Kehadiran Polri di tengah aktivitas ekonomi masyarakat ini mendapat respon positif dari para pelaku usaha. Sinergi yang terbangun antara pihak kepolisian dan warga binaan diharapkan dapat meminimalisir potensi konflik kepentingan serta memberikan jaminan kepastian hukum dalam berusaha.

Dengan adanya pengawasan rutin ini, stabilitas harga pangan di tingkat lokal diharapkan dapat tetap terjaga, mengingat ketersediaan stok terpantau mencukupi untuk kebutuhan beberapa waktu ke depan. Polsek Gerung berkomitmen akan terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai titik strategis lainnya demi mendukung agenda besar pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *