Bali NusraBeritaBerita NTBBudayaDaerahKamtibmasKeamananLombokMataramNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanReligiSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Semangat Nyepi dan Ramadan, Warga Cakra Timur Perkuat Kerukunan

×

Semangat Nyepi dan Ramadan, Warga Cakra Timur Perkuat Kerukunan

Sebarkan artikel ini

Mataram, NTB – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, semangat toleransi antarumat beragama kembali terlihat di Kota Mataram. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Cakra Timur, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-01/Cakranegara, Serda Yakub, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakra Timur, AIPTU Made Ardika, melakukan monitoring pembuatan ogoh-ogoh di Lingkungan Nesya Barat (Nesbar), Kelurahan Cakra Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Senin malam (16/3/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Ramayana tersebut menjadi bagian dari persiapan masyarakat Hindu setempat dalam menyambut malam pengerupukan, sehari sebelum perayaan Nyepi. Sejumlah pemuda banjar terlihat antusias merakit rangka dan ornamen ogoh-ogoh yang nantinya akan diarak keliling lingkungan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serda Yakub mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, terlebih rangkaian kegiatan pawai ogoh-ogoh tahun ini berlangsung bertepatan dengan Bulan Ramadan.

 

“Kami mengimbau seluruh warga, khususnya para pemuda yang terlibat dalam pembuatan dan pawai ogoh-ogoh, agar tetap menjaga ketertiban serta menghormati saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa. Toleransi adalah kekuatan kita dalam menjaga kedamaian di lingkungan,” ujar Serda Yakub.

 

Hal senada disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakra Timur, Aiptu Made Ardika. Ia menegaskan bahwa tradisi ogoh-ogoh merupakan bagian dari kearifan budaya yang perlu dijaga, namun tetap harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

 

“Tradisi ini adalah bagian dari budaya yang patut dilestarikan. Kami berharap seluruh masyarakat bisa bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan tetap menghargai situasi Bulan Ramadan agar suasana tetap kondusif,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua Banjar setempat, I Gede Karsa, menyatakan bahwa masyarakat di Lingkungan Nesbar telah berkomitmen untuk menjaga keharmonisan di tengah keberagaman yang ada.

 

“Kami sudah mengingatkan para pemuda agar pawai nanti berjalan tertib, tidak berlebihan, dan tetap menghormati warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kerukunan adalah nilai yang selalu kami pegang,” jelasnya.

 

Lurah Cakra Timur, juga mengapresiasi sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga suasana kondusif menjelang perayaan Nyepi.

 

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat dalam mengedukasi warga. Ini menjadi contoh nyata bagaimana toleransi dan kebersamaan dapat terus terjaga di tengah perbedaan,” ujar I Gusti Agung Ngurah Oke, S.H.

 

Proses pembuatan ogoh-ogoh masih berlangsung dengan penuh semangat para pemuda banjar. Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan aman, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan masyarakat Cakra Timur dalam menjaga tradisi sekaligus merawat keharmonisan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *