Binkam

Polres Lombok Timur Gelar Latihan Pra Operasi Ketupat Rinjani 2026, Siapkan 152 Personel Amankan Arus Mudik

×

Polres Lombok Timur Gelar Latihan Pra Operasi Ketupat Rinjani 2026, Siapkan 152 Personel Amankan Arus Mudik

Sebarkan artikel ini

Lombok Timur – Polres Lombok Timur menggelar Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Rinjani-2026” . Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dalam mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Lombok Timur. Rabu, 11 Maret 2026

Latihan pra operasi tersebut diikuti oleh personel yang akan terlibat langsung dalam Operasi Ketupat Rinjani 2026. Dalam operasi yang dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026 itu, Polres Lombok Timur menyiapkan sebanyak 152 personel untuk melaksanakan pengamanan di sejumlah titik strategis.

Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana, SIK., SH. dalam arahannya menyampaikan bahwa latihan pra operasi ini penting untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya selama pelaksanaan operasi. Menurutnya, kesiapan personel menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan serta menjamin keamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.

“Latihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan kesiapan personel dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2026. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolres Lombok Timur dalam keterangannya.

Dalam Operasi Ketupat Rinjani 2026, Polres Lombok Timur akan mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat. Terdiri dari dua Pos Pengamanan (Pos Pam), satu Pos Pelayanan (Pos Yan), dan satu Pos Terpadu yang tersebar di beberapa wilayah strategis.

Adapun Pos Pengamanan berada di Rarang, Kecamatan Terara dan Pancor, Kecamatan Selong. Sementara Pos Pelayanan berada di Masbagik, serta Pos Terpadu didirikan di kawasan Kayangan. Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa operasi berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *