Binkam

Polsek Kediri Konsisten Pekan ke-147 Lawan Stunting di Lombok Barat

×

Polsek Kediri Konsisten Pekan ke-147 Lawan Stunting di Lombok Barat

Sebarkan artikel ini
Aksi Satu Personel Satu Telur Polsek Kediri Sasar Balita Banyumulek

Lombok Barat, NTB – Permasalahan pemenuhan gizi buruk atau stunting pada balita masih menjadi fokus perhatian serius jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program pemerintah menuju Zero Stunting, aksi kemanusiaan bertajuk Polsek Kediri Peduli Stunting kembali dilaksanakan, di mana kini telah memasuki konsistensi luar biasa pada minggu ke-147.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat pagi, 27 Februari 2026 ini, menyasar wilayah Dusun Kerangkeng Barat, Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri. Aksi ini bukan sekadar bantuan seremonial, melainkan sebuah gerakan rutin yang lahir dari inisiatif internal kepolisian untuk memberikan dampak langsung pada kesehatan generasi mendatang di Kabupaten Lombok Barat.

Inisiatif Berkelanjutan Berbasis Keikhlasan Personel

Gerakan “Satu Personel Satu Butir Telur” merupakan gagasan orisinal yang diinisiasi untuk meringankan beban keluarga terdampak gizi buruk. Melalui program Polsek Kediri Peduli Stunting, setiap anggota kepolisian secara sukarela menyisihkan rezekinya untuk mengumpulkan telur yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kediri, Iptu Pulung Anggara Surya Putra, S.Tr.K., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kedekatan Polri dengan masyarakat serta bentuk tanggung jawab sosial dalam mengawal kesehatan publik. Menurutnya, konsistensi hingga pekan ke-147 ini membuktikan bahwa semangat kepedulian anggota tidak pernah luntur.

“Kegiatan ini didasari atas kesepakatan dan keikhlasan bersama seluruh personel Polsek Kediri. Kami menyadari bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak, melainkan butuh sinergi dan langkah nyata yang berkelanjutan. Melalui aksi satu butir telur ini, kami berupaya hadir langsung menyentuh titik-titik sasaran di pelosok desa,” ujar Iptu Pulung Anggara Surya Putra dalam keterangannya.

Kolaborasi Bersama Pemuda dan Kader Posyandu

Langkah inspiratif dalam agenda Polsek Kediri Peduli Stunting ini rupanya mendapat apresiasi luas dari berbagai lapisan masyarakat. Pada pelaksanaan kali ini, dukungan tidak hanya datang dari internal kepolisian, tetapi juga mengalir dari kelompok pemuda-pemudi Desa Gelogor yang turut menyumbangkan satu tray telur untuk disatukan dengan bantuan dari personel polisi.

Seluruh bantuan telur yang terkumpul kemudian dibawa ke Dusun Kerangkeng Barat, Desa Banyumulek. Di sana, petugas tidak hanya menyerahkan bantuan secara mentah, tetapi juga berkoordinasi dengan kader Posyandu setempat agar bantuan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan sehat dan bergizi yang siap dikonsumsi oleh balita sesuai dengan standar nutrisi.

Kanit Binmas Polsek Kediri, yang memimpin langsung pendistribusian di lapangan, menekankan pentingnya pendampingan dari kader kesehatan agar bantuan tersebut tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan anak-anak yang terindikasi stunting.

Harapan Menuju Zero Stunting di Kecamatan Kediri

Salah satu penerima manfaat dalam kegiatan kali ini adalah balita bernama Iksan Al Farizi yang berusia 4 tahun. Kehadiran personel kepolisian di kediamannya disambut positif oleh pihak keluarga. Orang tua dari Iksan menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian yang secara rutin memantau perkembangan anak-anak di wilayah tersebut.

Penyaluran bantuan secara langsung (door-to-door) ini dinilai lebih efektif karena petugas dapat melihat langsung kondisi lingkungan dan kesehatan balita yang bersangkutan. Iptu Pulung Anggara Surya Putra menambahkan bahwa dukungan moral dan material lewat program Polsek Kediri Peduli Stunting ini diharapkan mampu memberikan motivasi bagi orang tua untuk lebih memperhatikan asupan gizi buah hati mereka.

“Alhamdulillah, respons masyarakat sangat baik. Bantuan yang diberikan langsung oleh Kanit Binmas ini adalah bentuk keseriusan kami dalam memberikan dukungan kepada warga. Harapan besar kami, dengan intervensi yang rutin seperti ini, angka stunting di wilayah Kecamatan Kediri dapat terus ditekan hingga mencapai target Zero Stunting,” tambah Kapolsek Kediri.

Melalui gerakan yang sudah berjalan hampir tiga tahun ini, Polsek Kediri membuktikan bahwa institusi Polri memiliki peran strategis dalam urusan kemanusiaan dan kesehatan masyarakat. Upaya ini diharapkan menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk turut serta dalam mengawal tumbuh kembang anak-anak sebagai aset masa depan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *