Binkam

Polsek Batukliang Datangi TKP Seorang Warga Meninggal Dunia Diduga Tersengat Aliran Listrik. ‎

×

Polsek Batukliang Datangi TKP Seorang Warga Meninggal Dunia Diduga Tersengat Aliran Listrik. ‎

Sebarkan artikel ini

‎‎Lombok Tengah, (NTB) – Polsek Batukliang Polres Lombok Tengah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas peristiwa meninggalnya seorang warga yang diduga akibat tersengat aliran listrik di area persawahan Dusun Bajur, Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Sabtu (21/2).

‎Kapolsek Batukliang IPTU Reza Ihyaul Itsnain SH, MH menjelaskan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 14.15 Wita saat salah seorang saksi, M. Adnan (36), melintas di lokasi dan menemukan korban dalam kondisi tergeletak di area persawahan.

‎“Setelah menerima informasi, saya bersama anggota langsung menuju TKP untuk melakukan pengecekan awal serta berkoordinasi dengan pihak medis dan petugas PLN setempat,” ujar Kapolsek.

‎Korban, kata Reza diketahui bernama H. Moh. Zainul Mutaqin (64), warga Dusun Racem, Desa Bujak, Kecamatan Batukliang. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya meninggalkan rumah sekitar pukul 08.00 Wita untuk mengecek buruh yang bekerja di sawah miliknya di Dusun Bajur.

‎”Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban diduga meninggal dunia akibat tersengat arus listrik, ditandai dengan luka bakar pada bagian lengan kiri hingga jari-jari serta luka bakar pada kaki kanan,” terangnya.

‎Dari hasil olah TKP di lapangan, diduga korban tersengat kabel listrik tegangan tinggi milik PLN yang terputus dan menggantung ke bawah namun masih bermuatan listrik di area persawahan tersebut.

‎”Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dibuktikan dengan surat pernyataan penolakan autopsi,”jelasnya.

‎Kapolsek Batukliang mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan segera melaporkan apabila menemukan kabel listrik yang terputus atau kondisi instalasi listrik yang membahayakan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *