Binkam

Ciptakan Rasa Aman Saat Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Polres Bima Kota Gelar Patroli KRYD Skala Besar

×

Ciptakan Rasa Aman Saat Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Polres Bima Kota Gelar Patroli KRYD Skala Besar

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, NTB (18 Februari 2026) – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif pada Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, personel gabungan Polres Bima Kota melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) skala besar pada Senin malam (16/2/2026).

Kegiatan patroli KRYD tersebut dipimpin langsung oleh Plh Kapolres Bima Kota, AKBP Catur Erwin Setiawan, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), para perwira, serta personel gabungan dari masing-masing satuan fungsi di lingkungan Polres Bima Kota. Patroli digelar sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Patroli menyasar sejumlah titik rawan di seputaran Kota Bima, termasuk pusat keramaian, kawasan pertokoan, tempat ibadah, serta lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari. Fokus utama kegiatan ini adalah mengantisipasi kerumunan massa, mencegah aksi balap liar, peredaran minuman keras, serta berbagai bentuk tindak kriminal lainnya.

Selama pelaksanaan patroli, personel juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya dalam momentum perayaan Imlek dan menjelang Ramadhan. Masyarakat diajak untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan.

Plh Kapolres Bima Kota menegaskan bahwa kegiatan KRYD ini merupakan bentuk komitmen Polres Bima Kota dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Kerja sama dan partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Dengan sinergi yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *