Bali NusraBeritaBerita NTBLombokMataramNTBNTB One TerkiniSinergitas Pemda TNI POLRI

Sinergi Babinsa dan Puskesmas Perangi Ancaman DBD

×

Sinergi Babinsa dan Puskesmas Perangi Ancaman DBD

Sebarkan artikel ini

Mataram, NTB – Upaya menjaga kesehatan lingkungan sekaligus mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD) terus digencarkan di wilayah Kota Mataram. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Mataram Barat, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-05/Mataram, Serda Ijrah, bersama pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, serta tim kesehatan dari Puskesmas Mataram melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Lingkungan Gomong Timur, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan diawali dengan apel dan koordinasi di Kantor Kelurahan Mataram Barat sebagai bentuk penyamaan persepsi dan strategi. Setelah itu, tim gabungan bergerak menyusuri rumah-rumah warga di RT 01, 02, dan 03. Satu per satu tempat penampungan air diperiksa, genangan dibersihkan, serta lingkungan sekitar dirapikan untuk memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Tak hanya melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada warga tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Masyarakat diajak membiasakan gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang, serta langkah pencegahan tambahan lainnya. Pendekatan humanis ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Lurah Mataram Barat Ibu Sunarti, Babinsa Serda Ijrah, Bhabinkamtibmas Lalu Irawan, Kasi Sosial Kecamatan Selaparang Baiq Yanti Oktabuanti, SE, tim kesehatan Puskesmas Mataram, serta para kader lingkungan Gomong Timur.

Serda Ijrah menegaskan, PSN tidak akan berhasil tanpa peran aktif masyarakat. “Kami bersama pemerintah kelurahan dan puskesmas terus mendorong kesadaran warga untuk rutin menjaga kebersihan lingkungan. Pemberantasan sarang nyamuk bukan hanya tugas petugas, tetapi tanggung jawab bersama demi kesehatan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ibu Sunarti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor. “Melalui sinergi aparat, tenaga kesehatan, dan warga, kami berharap masyarakat semakin peduli menerapkan 3M Plus sehingga kasus DBD dapat dicegah sejak dini,” terangnya.

Sinergi yang terbangun dalam kegiatan PSN ini menjadi bukti kuat kepedulian aparat kewilayahan dan tenaga kesehatan dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, sekaligus mempererat kebersamaan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *