Binkam

Polsek Labuapi Gerakkan Warga Manfaatkan Lahan Tidur

×

Polsek Labuapi Gerakkan Warga Manfaatkan Lahan Tidur

Sebarkan artikel ini
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Labuapi Sambangi Petani

Lombok Barat, NTB – Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi, di bawah naungan Polres Lombok Barat, terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program prioritas pemerintah terkait ketahanan pangan nasional. Melalui aksi nyata di lapangan, personel Bhabinkamtibmas Desa Labuapi melakukan kegiatan sambang produktif dengan menemui warga binaan guna menggerakkan pemanfaatan potensi pertanian lokal pada Senin (9/2/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan Polri dalam mempercepat tercapainya kedaulatan pangan yang dimulai dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga. Dengan mengoptimalkan lahan yang ada, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen bagi kebutuhan pangan mereka sendiri.

Penguatan Kedaulatan Pangan Melalui Sambang Produktif

Kegiatan yang berlangsung di Desa Labuapi ini merupakan bagian dari instruksi Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si. Melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, dijelaskan bahwa kehadiran Polri di tengah petani dan pemilik lahan bukan sekadar untuk menjaga kondusivitas keamanan, melainkan juga sebagai motivator pembangunan ekonomi desa.

Kapolsek Labuapi menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini telah bertransformasi menjadi agen perubahan yang mampu mendorong kemandirian warga. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa akan berbanding lurus dengan stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

“Kami menginstruksikan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk turun langsung menjadi penggerak dan pendorong masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Ini adalah misi penguatan kedaulatan pangan yang harus kita kawal bersama,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangan resminya.

Optimalisasi Lahan Tidur dan Budidaya Hortikultura

Dalam pantauan di lapangan, personel Bhabinkamtibmas secara persuasif mengajak warga untuk meninjau kembali setiap jengkal tanah yang selama ini tidak produktif. Lahan-lahan tidur dan pekarangan kosong milik warga mulai diarahkan untuk diolah menjadi lahan “hijau” yang mampu menghasilkan komoditas bergizi tinggi.

Edukasi yang diberikan mencakup pemilihan komoditas hortikultura yang memiliki masa tanam singkat namun memiliki nilai manfaat harian yang tinggi. Tanaman seperti cabai, sayur-sayuran, dan buah-buahan menjadi fokus utama karena komoditas tersebut seringkali menjadi pemicu fluktuasi harga di pasar. Dengan menanam sendiri di pekarangan, warga diharapkan dapat memutus rantai ketergantungan pada pasar untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

Iptu I Nyoman Rudi Santosa menambahkan bahwa langkah ini adalah strategi efektif untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga. “Melalui inisiatif pemanfaatan lahan pekarangan ini, diharapkan masyarakat Desa Labuapi dapat meningkatkan kemandirian ekonomi serta memberikan kontribusi nyata dalam mempercepat target swasembada pangan,” imbuhnya.

Monitoring Pertanian dan Sinergi Keamanan

Selain menyasar pekarangan rumah, petugas juga melakukan peninjauan intensif di area persawahan Desa Labuapi. Monitoring ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan tanaman pangan utama, seperti padi dan palawija, tetap berjalan sesuai standar pertanian yang baik. Kehadiran polisi di area persawahan juga dimaksudkan untuk mendengarkan langsung kendala yang dihadapi para petani, mulai dari masalah pengairan hingga ketersediaan pupuk.

Sinergi antara keamanan dan pangan menjadi kunci utama dalam kegiatan ini. Dengan rasa aman yang dijamin oleh pihak kepolisian, para petani dapat bekerja dengan lebih fokus dan konsisten. Kegiatan sambang ini juga melibatkan unsur-unsur terkait di desa guna menciptakan ekosistem pertanian yang solid dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *