Lombok Barat, NTB – Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan jajaran TNI AD melalui peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah binaan. Babinsa Buwun Mas, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-06/Sekotong, Serka I Gusti Made Ariawan, melaksanakan pendampingan pengecekan dan pengukuran sungai yang direncanakan akan dibangun jembatan, Sabtu (31/1/2026) sore.
Kegiatan yang berlokasi di Sungai Bakar Tumbuk, Dusun Kebeng, Desa Persiapan Pengantap, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, wilayah teritorial Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram. Pengecekan dilakukan bersama Tim Zeni Bangunan (Zibang) sebagai langkah awal untuk memastikan kelayakan pembangunan jembatan demi memperlancar akses transportasi dan aktivitas warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Dentasemen (Danden) Zibang Letkol Czi Gede Raka beserta tiga orang anggota, Kepala Dusun Kebeng Akub, serta tokoh masyarakat setempat H. Rusdin turun langsung mengecek lokasi yang di tunjuk oleh Babinsa.
Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat ini menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong demi kesejahteraan rakyat.
Serka I Gusti Made Ariawan, Babinsa Buwun Mas menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan kepedulian TNI terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat. “Jembatan ini nantinya sangat dibutuhkan warga, terutama untuk mempermudah akses ke lahan pertanian, pendidikan, kesehatan dan aktivitas ekonomi. Kami hadir untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat terwujud,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat H. Rusdin mengapresiasi keterlibatan TNI yang selalu hadir di tengah warga. “kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga harapan baru bagi percepatan pembangunan desa,” ucapnya.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya pemerataan pembangunan dan penguatan ketahanan sosial masyarakat hingga ke pelosok desa. Melalui peran Babinsa sebagai ujung tombak teritorial, Kodim 1606/Mataram terus menghidupkan semboyan “Petarung Teritorial Sejati” dengan menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan rakyat.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan menjadi langkah awal terwujudnya jembatan penghubung yang akan membawa manfaat besar bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Sekotong.











