Pasca aksi spontanitas penolakan Armada Taksi Bluebird yang mangkal/stanby di area Pelabuhan Bangsal Senin (29/12/2025) oleh sejumlah sopir yang tergabung dalam Koperasi Wisnuman Bangsal Kabupaten Lombok Utara (KLU), situasi telah kembali kondusif, karena permasalahan ini telah diambil alih dan diselesaikan oleh Pemerintah Daerah Kab. Lombok Utara.
Ketua Koperasi Wisnuman KLU, Raden Bambang Sunarto, mengatakan perkembangan untuk saat ini, Taksi Bluebird tidak ada lagi yang standby/mangkal di dalam Area Pelabuhan Bangsal, namun tetap diperbolehkan untuk antar jemput tamu seperti biasanya. Menurutnya, kondisi yang selama ini kondusif di Pelabuhan Bangsal perlu dijaga, jangan lagi dipancing oleh oknum-oknum yang dapat memperkeruh situasi.
“Kami selama ini (merasa, red) aman-aman saja di Bangsal, tapi setelah selesainya masalah Bluebird yang mangkal di Bangsal, masih ada angkutan luar yang memasukan penumpang ke Bangsal, kemudian mangkal di luar area Pelabuhan Bangsal untuk ambil penumpang melalui jasa para calo dengan merusak harga tarif yang sudah ada, dengan perhitungan dari pada kembali kosongan, sehingga mengurangi kesempatan Driver Wisnuman untuk mendapatkan penumpang. Diharapkan Dinas Perhubungan Prov. NTB dapat segera mengatur tata kelola transportasi di Pelabuhan Bangsal ini, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan” ujarnya.
Ia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir situasi di lapangan mulai landai, namun penumpang juga agak sepi, hal ini akan dapat mematikan mata pencaharian penduduk lokal, sehingga akan berdampak pada meningkatnya Kriminalitas di Wilayah Kab. Lombok Utara, khususnya di kawasan 3 Gili Tramena (Trawangan, Meno dan Air).
“Kami mohon dengan sangat hormat kepada para pemangku kebijakan untuk mengkaji ulang kebijakan yang merugikan masyarakat atau Pelaku Usaha lokal. Kami hanya ingin bekerja dengan tenang dan mengamankan situasi di Bangsal agar tetap kondusif bagi Wisatawan,” imbuhnya.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat KLU, Bimbo, menyatakan untuk kedepannya akan berkomunikasi dengan HIPMI Jakarta, Pengurus Koperasi Wisnuman dan berbagai pihak lainnya untuk membuat keseragaman transportasi milik koperasi, mulai dari kendaraan hingga seragam pengemudinya serta tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan untuk ada aplikasi online.
“Kami siap mendukung Pihak Kepolisian dalam menjaga Stabilitas Kamtibmas tetap kondusif dan berharap agar Pamobvit bisa hadir di Pelabuhan Bangsal untuk memberikan rasa aman kepada Wisatawan, Pelaku Usaha maupun masyarakat, sehingga Bangsal ini bisa menjadi Barometer Pariwisata NTB,” ucapnya.











