Bali NusraBeritaBerita NTBKLULombokLotaraNTBNTB One TerkiniSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Evakuasi Pohon Tumbang di Karang Kates Berjalan Cepat

×

Evakuasi Pohon Tumbang di Karang Kates Berjalan Cepat

Sebarkan artikel ini

Lombok Utara, NTB – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah barat Kabupaten Lombok Utara (KLU) menimbulkan kepanikan warga. Sebuah pohon besar tumbang di Dusun Karang Kates, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, KLU, wilayah teritorial Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-10/Gangga, hingga memutus akses utama jalan raya Tanjung–Gangga. Akibatnya, arus lalu lintas sempat lumpuh total selama hampir satu jam, Jum’at malam (29/8/2025).

Menurut laporan di lapangan, pohon tumbang terjadi akibat hembusan angin kencang yang sudah dirasakan sejak sore hari. Tidak lama setelah kejadian, aparat gabungan terdiri dari anggota Koramil 1606-10/Gangga, Polsek Gangga, dua regu Damkar KLU, serta dibantu warga setempat langsung melakukan evakuasi.

Dengan menggunakan peralatan dari Damkar KLU, proses pembersihan dilakukan secara sigap. Sekitar pukul 22.25 WITA, pohon berhasil dipotong dan dibersihkan dari badan jalan. Arus lalu lintas pun kembali normal.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil. Satu unit sepeda motor Honda Karisma dengan nomor polisi DR 6468 AN dilaporkan mengalami kerusakan sedang akibat tertimpa batang pohon.

Komandan Koramil (Danramil) 1606-10/Gangga, Kapten Inf Zainul Pahri, mengapresiasi sinergi cepat semua pihak yang terlibat. “Kerja sama lintas instansi sangat penting agar kondisi darurat bisa segera ditangani. Hal ini juga menunjukkan kepedulian bersama dalam menjaga keselamatan warga,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota Polsek Gangga, Aipda I Made Purnabawe. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem. “Kami mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati terutama saat melintasi jalur rawan pohon tumbang. Situasi cuaca yang tidak menentu bisa memicu kejadian serupa kapan saja,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Damkar KLU, Bapak Aska, menyebut kolaborasi dengan TNI, Polri, dan masyarakat sangat membantu mempercepat evakuasi. “Kami turun dengan dua regu lengkap membawa peralatan potong. Berkat kerja sama yang solid, jalan bisa kembali dibuka kurang dari satu jam,” jelasnya.

Proses evakuasi berakhir dengan aman dan terkendali. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di musim pancaroba yang rawan angin kencang dan hujan lebat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *